Minggu, 07 Mei 2006

Ibu Korban Indoktrinasi Salafi Mengadu ke PCNU Jember

Jember, Dian Umbara. Nurhidayati datang ke kantor PCNU Jember. Ia mengadukan gejala aneh yang menimpa anak remajanya. Disinyalir anaknya telah diindoktrinasi kelompok Salafi. Anaknya, kata Nurhidayati, semula pendiam dan penurut. Namun belakangan ia menjadi pemarah dan kerap melawan orang tuanya.

Semula anak saya belajar mengaji Al-Quran kepada ustadz dari aliran tersebut. Namun setelah satu tahun, semuanya berubah, terang Nurhidayati kepada NU Oniline di kantor PCNU Jember, Selasa, (11/2).

Ibu Korban Indoktrinasi Salafi Mengadu ke PCNU Jember (Sumber Gambar : Nu Online)
Ibu Korban Indoktrinasi Salafi Mengadu ke PCNU Jember (Sumber Gambar : Nu Online)


Ibu Korban Indoktrinasi Salafi Mengadu ke PCNU Jember

Nurhidayati yang tinggal di Perum Pondokgede Jember menuturkan, saat ini anaknya suka mencela dan menghina amalan orang lain termasuk Aswaja yang dinilainya sebagai ahlu bidah. Padahal usia anak remajanya baru 14 tahun. Atas dorongan para ustadz, anaknya minta mondok di pesantren Salafi tersebut.

Saya bilang, ibu belum ridha. Tapi dia marah luar biasa. Sambil membawa pisau dia bilang, Siapapun yang berani menghalangiku, hadapi aku atau bunuh aku, katanya menirukan ancaman anaknya.

Dian Umbara

Nurhidayati datang ke kantor PCNU membawa pengaduan resmi yang ditembuskan ke Komnas HAM dan Bakesbanglinmas Jember. Sementara Sekretaris PCNU Jember KH Misbahussalam menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pengurus NU dan banom NU untuk menyikapi hal tersebut.

Dian Umbara

Saya yakin masih banyak warga lain yang menjadi korban indoktrinasi kelompok Salafi, kata KH Misbahussalam.

Gerakan kelompok salafi-wahabi di Jember tampak semakin massif. Selain mempunyai pesantren dengan masjid cukup megah di lingkungan Sumberpakem kelurahan Kranjingan kecamatan Sumbersari, mereka juga menerbitkan buletin al-Ilmu yang dibagikan secara gratis ke masjid-masjid. (Aryudi A Razaq/Alhafiz K)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/50129/ibu-korban-indoktrinasi-salafi-mengadu-ke-pcnu-jember

Dian Umbara

Ini bukan blog dari Mas Dian Tegal sang legenda adsense bukan, tapi kebetulan nama kita mirip. Saya hanya pengurus IPNU dengan nama Dian Umbara..


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Dian Umbara sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Dian Umbara. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Dian Umbara dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock