Jumat, 30 Agustus 2013

Duet Gus Mashum-Aunur Rofiq Pimpin NU Blora

Blora, Dian Umbara. Warga NU Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kini memiliki pimpinan baru, yakni, KH Mashum Fathoni (Gus Mashum) sebagai Rais Syuriyah dan H Aunur Rofiq sebagai ketua tanfidziyah. Pimpinan baru itu terpilih dalam Konferensi Cabang (Konfercab) NU di Gedung Serbaguna NU Mlangsen, pada 23 Desember lalu.

Konfercab yang dibuka Bupati Blora, H Djoko Nugroho itu diikuti sekitar 1000 peserta dan tamu undangan. Rinciannya, rais syuriyah dari 331 ranting, ketua tanfidz dari 331 ranting, 5 utusan dari 17 MWC, perwakilan seluruh badan otonom banom, pengurus cabang dan tamu penggembira dari masyarakat dan ranting terdekat.

Duet Gus Mashum-Aunur Rofiq Pimpin NU Blora (Sumber Gambar : Nu Online)
Duet Gus Mashum-Aunur Rofiq Pimpin NU Blora (Sumber Gambar : Nu Online)


Duet Gus Mashum-Aunur Rofiq Pimpin NU Blora

Setelah dilakukan pembahasan tata tertib sidang, program kerja untuk lima tahun ke depan dan laporan pertanggungjawaban pengurus lama, tahapan terakhir adalah memilih rais syuriyah dan ketua tanfidziyah untuk periode lima tahun ke depan.

Dalam sesi pemilihan rois syuriyah dan ketua tanfidziyah yang dipimpin PWNU Jawa Tengah, KH DR Najahan Musyafa MAg dan KH DR Muhamad Arja MA, terlebih dahulu dilakukan pemungutan suaa untuk tahap pra calon. Dalam pemilihan pra calon tersebut muncul sejumlah kandidat. Antara lain KH Mashum Fathoni (Gus Mashum), KH Muharror Ali, KH Busyro, KH Ali Muhdhor, KH Suyuti Ghozali, KH Hudhor, KH Isyhad Shofawi, H Aunur Rofiq dan H Syuhada Hasan.

Dian Umbara

Hasil pemilihan, Gus Mashum memperoleh 137 suara, KH Muharror Ali (rais syuriyah sebelumnya) yang sejak sebelum konfercab sudah menyatakan tidak bersedia dipilih kembali ternyata masih mendapat dukungan 44 suara, KH Busyro memperoleh 29 suara dan kandidat lain memperoleh dukungan di bawah 25 suara.

Dian Umbara

Berdasarkan tata tertib konfercab, bahwa calon yang berhak maju ke tahap pencalonan adalah nama yang memperoleh dukungan minimal 50 suara. Sehingga berdasarkan aturan tersebut, akhirnya secara aklamasi peserta konfercab langsung menyepati Gus Mashum sebagai rois syuriah yang baru, setelah sebelumnya Gus Mashum menyatakan kesediaannya kepada peserta konfercab via pesawat HP.

Kemudian agenda konfercab dilanjutkan pemilihan ketua tanfidz. Pada tahap pemilihan pra calon, muncul sejumlah nama. Seperti H Aunur Rofiq MSi, KH Hudhor, KH Agus Winarno, Subhan Masyhuri, H Syuhada Hasan, H Suyuti Ghozali, KH Isyhad Shofawi, dan KH Ali Muhdhor.

Berdasarkan hasil pemilihan hanya ada dua nama yang berhak maju ke tahap pemilihan calon. Yakni, H Aunur Rofiq yang memperoleh 154 suara dan KH Hudhor yang memperoleh dukungan 96 suara. Sementara calon lain suara dukungannya kurang dari 50 suara.

Sesaat sebelum pelaksanaan pemlihan ketua tanfidz, KH Hudhor melalui pesawat HP menyatakan tidak bersedia dipilih sebagai calon ketua tanfidziyah. Sehingga nama Aunur Rofiq langsung disepakati sebagai ketua tanfidziyah secara aklamasi.

Redaktur : A. Khoirul Anam

Kontributor : Sholihin Hasan

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/41451/duet-gus-maacircshum-aunur-rofiq-pimpin-nu-blora

Dian Umbara

Ini bukan blog dari Mas Dian Tegal sang legenda adsense bukan, tapi kebetulan nama kita mirip. Saya hanya pengurus IPNU dengan nama Dian Umbara..


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Dian Umbara sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Dian Umbara. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Dian Umbara dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock