Rabu, 27 Juli 2016

Merdi Dusun, Wujud Masyarakat Rukun

Wonosobo, Dian Umbara. Warga Nahdliyin Kampung Lemiring, Desa Mojosari, Kecamatan Mojotengah, Wonosobo, Jawa Tengah menggelar tradisi Merdi Dusun pada Sabtu (4/5). Tradisi tersebut sebagai upaya menjalin hubungan harmonis antarwarga dan sekaligus menciptakan masyarakat rukun, tertata, tentram, dan sejahtera.

Merdi Dusun yang diselengarakan di kampung Lemiring ini sebagai upaya untuk mempererat hubungan yang baik antara warga dan sekaligus membuat dusun agar aman, tentram, dan warganya sejahtera, ungkap Maprah, Sekertaris Desa Mojosari saat menyaksikan tarian lengger, salah satu kegiatan tradisi tersebut.

Merdi Dusun, Wujud Masyarakat Rukun (Sumber Gambar : Nu Online)
Merdi Dusun, Wujud Masyarakat Rukun (Sumber Gambar : Nu Online)


Merdi Dusun, Wujud Masyarakat Rukun

Disebutkan, tata cara Merdi Dusun ini diawali nyadran, dilanjutkan dengan ziarah ke makam pendiri desa atau pepunden yang diikuti seluruh warga desa pada pagi hari. Setelah itu digelar hiburan kesenian tradisional Tayub.

Pertama warga nyadran di makam, kemudian dilanjutkan dengan haul massal di makam pendiri desa yakni, Kiai Sarasuta (Pinggawa Dusun atau Babak Desa), beserta pengikutnya Kyai Bramasari (Panglima Keamanan Dusun), Kyai Patra Wangsa (Penata Dusun), Kyai Pondeh (Bagian Yang Ngurusi Pertanian), Kyai Jarwi (Tabeb Dusun). Setelah itu baru ke panggung yang sudah disiapkan warga untuk mengumpulkan tumpeng dan ingkung yang akan didoakan olehtokoh agama, jelas Maprah.

Dian Umbara

Di setiap penjuru dusun kita juga memasang cuan atau kerampil yang dipasang di atas bambu rakitan. Pemasangan itu bertujuan untuk tolak bala, terangnya.

Dengan diadakannya acara ini, diharap agar warga diberikan keselamatan dan rezeki yang banyak. Semoga saja warga petani, peternak dan juga buruh dapat mendapatkan rejeki yang lancar, tambahnya.

Dian Umbara

Sementara itu, Kepala Desa Tolhah Mahsun menjelaskan, merdi dusun merupakan kegiatan yang selalu dilakukan warga Dusun Lemiring tiap tahun. Ritual ini selain sebagai wujud agar tercipta kerukunan antarwarga juga sekaligus mengenang jasa pendiri dusun, Setidaknya dengan kegiatan ini maka masyarakat akan selalu mengenang para pendiri dusun, jelasnya.

Selain itu, Tolhah Mahsun juga berharap dengan adanya kegiatan ini maka masyarakat akan dimudahkan rejekinya serta dijauhkan dari segela musibah yang tak terduga. Setiap Dusun di Desa Mojosari mempunyai cara Merdi Dusun yang berbeda-beda, dan semoga saja dengan tradisi masyarakat akan selalu diberi kemudahan dalam melakukan aktivitas, terangnya.

Redaktur : Abdullah Alawi

Kontributor : Fathul Jamil

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/44216/merdi-dusun-wujud-masyarakat-rukun

Dian Umbara

Ini bukan blog dari Mas Dian Tegal sang legenda adsense bukan, tapi kebetulan nama kita mirip. Saya hanya pengurus IPNU dengan nama Dian Umbara..


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Dian Umbara sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Dian Umbara. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Dian Umbara dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock